Desa Kalimantong
Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat
Pepes Ikan Kering Jadi Andalan, Kalimantong Buka Pos Gizi Lawan Stunting
Rungan Kalimantong – Hari ini (Red) 16/04/2026 Pemerintah Desa Kalimantong kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting melalui kegiatan pembukaan Pos Gizi penanganan stunting yang dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas Brang Ene, Babinkamtibmas, AGR, serta para ibu yang memiliki anak stunting sebagai sasaran utama program.
Dalam sambutan Kepala Desa Kalimantong yang diwakilkan oleh Sekretaris Desa, disampaikan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas penting pemerintah desa. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun ini, jumlah anak stunting di Desa Kalimantong tercatat sebanyak 6 orang atau sekitar 7 persen.
“Ini menjadi perhatian serius kita bersama. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanganan stunting melalui berbagai program, termasuk Pos Gizi ini, dengan harapan angka stunting di desa kita dapat terus menurun,” ujar Sekdes dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa tahun ini Desa Kalimantong masih menggunakan jargon inovasi “Pepes Ikan Kering”, pendampingan pendataan serta inisiasi kelanjutan analisis keluarga berisiko stunting yang sebelumnya berhasil meraih Juara 2 lomba inovasi penurunan stunting tingkat kabupaten tahun 2025 . Jargon tersebut dinilai efektif sebagai upaya edukasi gizi berbasis pangan lokal yang mudah dijangkau masyarakat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Brang Ene, Ibu Avrilia Vitaswari, S.KM, dalam arahannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu keterlibatan semua pihak, terutama peran aktif keluarga dalam memperhatikan asupan gizi anak,” jelasnya.
Senada dengan itu, Ahli Gizi Puskesmas Brang Ene, Anita Firsada, S.Tr.Gz, dalam sambutannya menekankan pentingnya pola makan bergizi seimbang serta pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai solusi dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Selain itu, arahan khusus juga disampaikan oleh dokter penanggung jawab penanganan stunting di wilayah Brang Ene, dr. Cici Damayanti. Ia menyoroti pentingnya deteksi dini, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, serta kepatuhan orang tua dalam mengikuti program intervensi yang telah disiapkan. “Peran orang tua sangat menentukan keberhasilan penanganan stunting. Konsistensi dalam pola asuh, pemberian makan, serta pemeriksaan kesehatan harus terus dijaga,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan Pos Gizi ini, diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam menekan angka stunting di Desa Kalimantong serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. ( HK )



Wshd
24 Januari 2025 14:50:46
Semoga Desa Kalimantong menjadi Desa percontohan di Kab. Sumbawa Barat...